Warisan

May 24, 2018
31 Views

Di Konya, Anatolia, Turki, 2013, usai ziarah di Maulana Rumi, dengan jalan kaki aku menyusuri jalan cahaya menuju Syamsi Tabrizi, Darwish pengembara, sang guru Maulana. Konon ia dibaringkan di kota antik itu. Aku menemukan jejaknya di sebuah masjid mungil yang sepi dan menyimpan misteri.

Di dalam masjid itu aku berzikir menyebut Nama, mengingat, merenungkan Tuhan dan berdoa.

Sambil memandangi pusara itu aku teringat kata-katanya yang indah sekaligus menghentakkan. Kata-kata itu disampaikannya suatu hari kepada murid kesayangannya itu:

لم يكن الموت هو الذى يقلقنى . لاننى لم اكن اعتبره نهاية . بل ما كان يقلقنى هو ان أموت من دون ان أخلّف تراثا.
أريد ان انقل المعارف التى توصلت اليها الى شخص آخر . سوآء كان أستاذا ام تلميذا.

“Bukanlah kematian yang menggelisahkan jiwaku. Bagiku, ia bukanlah persinggahan terakhir. Aku gelisah manakala mati, aku tidak meninggalkan warisan ilmu pengetahuan (Ketuhanan). Aku ingin mengalihkan pengetahuan yang telah aku peroleh kepada orang lain; guru maupun muridku”. (Syams al-Tabrizi).

Ramadan, 17.05.18

The post Warisan appeared first on HuseinMuhammad.Net.

Powered by WPeMatico

You may be interested

Benarkah Dosa Riba Lebih Berat dari Berzina?
Aneka
shares6 views
Aneka
shares6 views

Benarkah Dosa Riba Lebih Berat dari Berzina?

admin - Jun 22, 2018

Keharaman riba telah disepakati oleh para ulama. Namun apakah bunga bank itu termasuk riba? Para ulama berbeda pandangan. MUI mengatakan:…

Aneka
shares13 views

Selamat Idul Fitri dan Mohon Maaf Lahir – Batin

admin - Jun 18, 2018

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang…

Aneka
shares13 views

Memahami Pesan Rahmah KH Yahya Cholil Staquf

admin - Jun 18, 2018

Sisi lain. Dari sudut pandang yg berbeda. Begitulah peranan Pak Kiai Yahya Cholil Staquf. Datang sbg pribadi, tapi mendadak sorot…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: