Pengembang Perumahan IPB Bogor Digugat Rekanan Kerja

July 24, 2017
141 Views

Jakarta- Salah satu penyelengara kegiatan Event Organizer CV. PUTRA BERKARYA tengah siap melaporkan pengembang perumahan PT. GANTARI BAWANA Corp yang beralamat di Komplek Perumahan Bumi Menteng Asri Blok AD 11/12 Kota Bogor ke Polres Bogor. PT. GANTARI BAWANA Corp ini dianggap tidak konsisten dengan perjanjian dengan CV. PUTRA BERKARYA, diantaranya perihal terbitnya Surat Perintah Kerja (SPK)  No : 0035/SPK-PBP/KPIPB/GB-PB/IV/2017 dan Perjanjian Kontrak Kerjasama Nomor: 0252/IPB/GB-PB/V/2017 sudah ditanda tangan kedua belah pihak dalam pekerjaaan Event Peletakan Batu Pertama Pada Proyek Gantari Land IPB yang beralokasi di Desa Cibanteng dan Desa Benteng Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Surat Perintah Kerja PT. GANTARI BAWANA

“Sekarang kita sedang melengkapi berkas-berkas bagaimana bukti-bukti pelanggaran kontrak kerja yang dilakukan PT. Gantari, termasuk bukti transferan dari kami ke saudara Rudi rekanan pihak PT. GANTARI. Ini sudah kengkap kami lanjutkan laporan ke Polres Bogor. Dan kami juga sudah menunjuk Krisna Murti, SH sebagai pendamping dari CV. PUTRA BEKARYA, “ tegas Wawan Setiawan saat dihubungi jariberita.com.

Menurut Wawan banyak pelanggaran yang dilakukan PT. GANTARI BAWANA yakni Direktur Utamanya Surya Dharma. “Yang perjanjian pembayaran pada tanggal 20 Juli 2017 kemarin, tapi hingga saat ini tidak ditepati. Bahkan hanya janji-janji saja. Padahal kami sudah kasih toleransi dan koorperatif,” jelas Wawan kembali.

Alasan CV. PUTRA BERKARYA memperkarakan jalur hukum dikarenakan tidak komitmen PT. GANTARI BAWANA, diantaranya bermula Down Payment (Dana Pertama) yang seharunya dibayar tanggal 26 Mei 2017 namun tidak pernah terlaksana. Bahkan surat teguran juga sudah disampaikan. “Bayangkan sampai hari pelaksanaan Juli saat ini juga belum ada kabar kelanjutnya. Teguran sudah kami sampaikan, bahkan perjanjian juga sudah dibuat lengkap dengan tanda tangan dan matrai atasnama Surya Darma. Jadi sudah jelas ada bukti transaksi Surya Dharma menerima dana dari CV. PUTRA BERKARYA,” katanya.

‘Uang yang diterima Surya Dharma adalah uang untuk dikeluarkannya dana fee pertama agar proses admitrasi SPK dan Kontrak Perjanjian cepat keluar. Dana tersebut diserahkan melalui saudara Rudi rekanan dariAndri salah satu karyawan PT. GANTARI BAWANA,” jelasnya.

Perihal pelaporannya ke polisi CV. PUTRA BERKARYA meminta ganit rugi sebesar Rp. 250 juta dan permintaam PT. GANTARI BAWANA di media lokal dan nasional. “Awalnya kami CV. PUTRA BERKARYA hanya meminta pengemabalian dana sebesar Rp. 25 juta dan kompensasi Rp. 25 juga menjadi Rp.50 juta. Namun kompensasi dan dana kami tersebut tidak urung diselesaikan. Yang ada hanya janjidan janji saja dari Surya,” paparnya.

“Untuk proses hukum biar pengcara saya yang menangani, pastinya tidak ada toleransi dari PT. GANTARI. Dan kami berharap polisi agar mengusutnya karena sudah dianggap peniupuan,” tegasnya.

Seperti diketahui bahwa CV. PUTRA BERKARYA salah rekanan kerja yang tengah menjalin kerjsama dengan PT. GANTARI BAWANA salah satu perusahaan pengembang di wilayah Bogor. Sedangkan acara peletakan batu pertama yang seyogyanya diselenggarakan Tanggal 08/07/2017 sesuai dengan Surat Petintah Kerja yang dikeluarkan oleh PT. Gantari Bawana hingga berita ini diturunkan tidak terrealisasi.

“Semua kerjasama sudah tertuang dalam SPK dan Kontrak Perjanjian. Jadi sudah jelas melanggar kontrak kerja,” ujarnya kembali.

Sementara itu kuasa hukum CV. PUTRA BERKARYA Krisna Murti SH menegaskan bahwa akan terus menunut pertangungjawaban pihak PT. GANTARI BAWANA. ” Ada beberapa poin yang sudah dilanggar mereka, karena kita lakukan delik aduan pasal penipuan yang merugikan seseorang,” tegasnya.

Lanjut Krisna bukti  kuat dari pihak CV. PUTRA BERKARYA transferan Rudi melalui Rekening Bank Mandiri Dan BCA (Pasal Penipuan) dan juga komunikasi Andri dan SPK serta Kontrak Kerjasama Gantari Bawana yang ditanda tangani oleh suadara Surya Darma. “Pastinya bukti transferan rekening saudara Rudi nelalui Rekening BCA DAN MANDIRI. Komunikasi melalui telepon, whastup dan sms dan Video Call dari Rudi dan Andri yang mewarning klien saya.Siapa saudara Rudi yaitu kawan dari Anjar yang berkerja disalah satu tv  nasional,”katanya.

“Dalam tuntutan awal hanya pengembalian dana  yang sudahmasuk Rp. 25 juta menjadi Rp. 50 juta. Tapi semua itu tidak dipenuhi, yang ada hanya janji-janji saja . Karena itu kami menuntut kompenasisebesar Rp. 250 juta,” kata Krinas..(asp)

You may be interested

Proyek Perumahan Gantari Land IPB Mangkrak, Pihak Pengembang Melakukan Penipuan?
Aneka
shares265 views
Aneka
shares265 views

Proyek Perumahan Gantari Land IPB Mangkrak, Pihak Pengembang Melakukan Penipuan?

Jari - Jul 25, 2017

Jakarta- Hingga saat ini proyek pembangunan perumahaan khusus karyawan IPB belum jelas kapan dibangun. Usut diusut kabarnya alasan tersendat perumahan…

Pengacara Krisna Murti, SH Siap Benahi Pengembang Perumahan Nakal Di Bogor, Termasuk Gantari?
Aneka
shares201 views
Aneka
shares201 views

Pengacara Krisna Murti, SH Siap Benahi Pengembang Perumahan Nakal Di Bogor, Termasuk Gantari?

Jari - Jul 24, 2017

Jakarta- Pengcara ternama yang juga salah satu calon Bupati Kabupaten Bogor Krisna Murti SH, ditunjuk oleh CV. PUTRA BERKARYA salah…

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Gelar Lomba Jurnalistik Berhadiah Ratusan Juta
Aneka
shares211 views
Aneka
shares211 views

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Gelar Lomba Jurnalistik Berhadiah Ratusan Juta

Jari - Mar 25, 2017

Jakarta-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Jenderal PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Direktorat Pendidikan Keluarga, mengadakan Lomba Jurnalistik berhadiah…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: