Wawan Divonis 18 Bulan Penjara, Jaksa Diminta Melawan

November 3, 2016
71 Views

JariBerita.com. Vonis 18 bulan penjara terhadap adik kandung mantan Gubernur Banten Ratu Atut, Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dinilai penuh kejangalan oleh kalangan LSM. Seperti menurut Direktur LSM TRUTH, Beno Novitneang menilai vonis yang diberikan terhadap Wawan potret kejanggalan dan dan hukum Indonesia.

“Kita nilai vonis terhadap Wawan sebuah kejangalan hukum di Indonesia dalam hal pembrantasan korupsi. Jadi tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tegas Beno dalam memberikan keterangannya di Kantor ICW, Jakarta Selatan, Kamis (3/1).

Tegas Beno, bahwa apa yang dilakukan Wawan nilai kejahatan kolektif. “Kenapa kejahatan kolektif diberikan hukuman ringan. Wawan itu sentral politik dinasti di Banten dan aktor intelektual di balik kejahatan korupsi dan sentral dari politik dinasti Banten,” katanya.

Disebutkan pula bahwa suami Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Dianny itu merupakan pelaku korupsi pengadaan alat kesehatan pada APBD Perubahan 2012 yang menarik fee sebesar Rp 9 miliar. Atas dasar itu dirinya mempertanyakan vonis ringan terhadap Wawan.

“Seharusnya pemeran utama divonis berat, bukan mendapatkan vonis ringan,” jelasnya.

Disisi lain kata Kepala Madrasah Anti Korupsi, Gufron mempertanyakan hakim yang begitu berani memvonis ringan terhadap Wawan. “Kita harapka agar Jaksa melakukan banding atas hasil vonis tersebut,” ujarnya.

You may be interested

Aneka
shares17 views

Dialog Sokratik

Adi Sus - Feb 03, 2018

Usai Refleksi 30.12.17 aku ditanya seseorang: apakah dialog konstruktif itu?. Ia rupanya tertarik dengan pernyataan ku: “yang harus dikembangkan adalah…

Aneka
shares15 views

Refleksi 2017

Adi Sus - Feb 03, 2018

Dalam acara Refleksi Akhir Tahun Keberagaman dan Toleransi di Wilayah Cirebon yang diselenggarakan oleh Fahmina-Institute, 30.12.17 di hotel Bentani, Cirebon,…

Aneka
shares15 views

Jahiliyah

Adi Sus - Feb 03, 2018

Tak dinyana, kemarin, 05.11.17, dalam perjalanan menuju kantor Fahmina institute, seorang mahasiswa yang mengantarkan aku bertanya tentang arti “Jahiliyah”. Dia…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: