Kembali Isu Dinasti Di Pilkada Banten, Ini Kata Cagub Wahidin Halim

October 26, 2016
117 Views

JariBerita.com- Jelang Pilkada Daerah kerap berbagai isu dan pemberitaan kembali mulai mencuat, selain isu SARA dan juga soal isu Dinasti Politik. Seperti halnya yang terjadi pada jelang pilkada Provinsi Banten. Dalam pilkada Banten yang diikuti hanya dua pasangan WH-Andhika dan Rano-Embay isu Dinasti Politik kembali mencuat.

Mencuatnya isu Dinasti Politik lantaran keikutsertaannya Andhika Azrumy sebagai calon Wakil Gubernur yang disandingkan dengan Wahidin Halim. Pasalnya seperti diketahui Andhika adalah putra mantan Gubernur Banten Atut Choasiah. Mengenai munculnya isu Dinasti Politik, yang membuat cagub Wahidin Halim angkat bicara.

Wahidin yang biasa akrab disapa WH ini secara tegas berharap pilkada Banten berjalan dengan tertib dana aman. Untuk itu isu-isu terkait yang menganggu kerukunan antara warga Banten seperti Isu SARA dan soal isu Dinasti Politik tidak ada di Pilkada Banten. “ Tentu harapan saya proses pilkada berjalan tertib dan aman. Tidak ada saling serang, apalagi bahas soal isu Dinasti Politik,”tegas politisi Partai Demokrat ini.

Mantan Wakil Ketua Komisi II DPR RI ini juga menyesalkan adanya ada yel-yel yang dinilai provokatif mengenai isu Dinasti Politik. “Kita sesalkan yang kejadian kemarin mengenai adanya yele -yel yang saya anggap provokatif. Seharusnya itu tidak terjadi, melainkan harus menjaga kerukunan sebagai warga Banten,” ujar WH. usai kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) Pilkada Damai di gedung pertemuan D’Wiza Resto, Jl. Syekh Nawawi Al-Bantani, Kota Serang, Rabu (26/10/2016).

Disisi lain WH juga berharap para pendukung tidak perlu untuk menyingung masa lalu atau dikait-kaitkan kembali masa lalu. Menurutnya sebagai peserta pilkada dirinya bersama cawagub Andhika siap menjaga kebersamaan pilkada Banten. “Marilah kita berkampanye yang tertib dengan mengedapankan program-program bukan saling serang,” harapan WH.

Terlebih menurutnya, bahwa Cawagub Andhika sudah berkomitmen untuk membangun Banten yang lebih baik dan juga antikorupsi. Sehingga masyarakat perlu mendorong semangat Andhika yang usianya tergolong muda mau berkorban untuk Banten. “kasihan Andhika masih muda, tentunya kita harus memberikan kepercayaan  bagaimana komitemennta membangun Banten,” tegas WH.

You may be interested

Aneka
shares17 views

Dialog Sokratik

Adi Sus - Feb 03, 2018

Usai Refleksi 30.12.17 aku ditanya seseorang: apakah dialog konstruktif itu?. Ia rupanya tertarik dengan pernyataan ku: “yang harus dikembangkan adalah…

Aneka
shares15 views

Refleksi 2017

Adi Sus - Feb 03, 2018

Dalam acara Refleksi Akhir Tahun Keberagaman dan Toleransi di Wilayah Cirebon yang diselenggarakan oleh Fahmina-Institute, 30.12.17 di hotel Bentani, Cirebon,…

Aneka
shares15 views

Jahiliyah

Adi Sus - Feb 03, 2018

Tak dinyana, kemarin, 05.11.17, dalam perjalanan menuju kantor Fahmina institute, seorang mahasiswa yang mengantarkan aku bertanya tentang arti “Jahiliyah”. Dia…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: