Soal Suap Kemen PUPR, KPK Periksa Staf Fraksi PKB DPR RI

October 26, 2016
75 Views

JariBerita.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami perkara dugaan korupsi dana aspirasi Komisi V DPR RI yang direa‎alisasikan sebagai proyek pembangunan jalan di Maluku dan Maluku Utara oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Dalam rangka itu, penyidik memeriksa Mutakin, staf ahli anggota Komisi V DPR Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Musa Zainudin.

Seperti dikatkan Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati Iskak Mutaqin diperiksa untuk tersangka anggota Komisi V DPR Andi Taufan Tiro. “Mutakin akan diperiksa untuk ATT,” kata Yuyuk di kantornya, jakarta, Rabu (26/10/2016).

KPK sebelumnya sudah pernah memanggil Mutakin beberapa waktu lalu. Namun, Mutakin mangkir. Nama Mutakin disebut-sebut mengetahui kasus ini dan peran bosnya, Musa Zainudin.

Seperti diketahui, dalam persidangan suap anggaran Kementerian PUPR untuk terdakwa Direktur Utama PT Windu Tunggal Utama Abdul Khoir, terungkap bahwa Jailani Paranddy, staf ahli anggota Komisi V DPR Yasti Soeprodjo Mokoagow  mempertegas keterlibatan Musa Zainudin dalam kasus suap anggaran Kementerian PUPR.

Musa Zainududdin disebut pernah menerima Rp 7 miliar dari pengusaha sebagai fee pengusulan pembangunan jalan di Maluku.  Jailani mengatakan, pernah mengantar duit dari Abdul Khoir untuk Musa lewat stafnya, Mutakin.

Jailani menjelaskan, uang Rp 7 miliar diserahkan kepada Mutakin di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, sekitar 26-27 Desember 2015. Namun Jailani mengatakan, saat menjalani pemeriksaan di KPK, ia tidak tahu jika yang ditemuinya saat itu adalah Mutakin. “Tapi setelah ditunjukan foto (oleh) penyidik, saya yakin itulah orang yang saya temui. (Saya) baru tahu namanya Mutakin,” kata Jailani bersaksi untuk Khoir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu, 4 Mei 2016 lalu.

Selain Andi Taufan, pada kasus ini penyidik juga sudah menjerat Anggota Komisi V dari Fraksi PDIP Damayanti Wisnu Putranti dan Fraksi Golkar Budi Supriyanto. Namun, KPK memastikan kasus ini terus berkembang.

 

You may be interested

Aneka
shares17 views

Dialog Sokratik

Adi Sus - Feb 03, 2018

Usai Refleksi 30.12.17 aku ditanya seseorang: apakah dialog konstruktif itu?. Ia rupanya tertarik dengan pernyataan ku: “yang harus dikembangkan adalah…

Aneka
shares15 views

Refleksi 2017

Adi Sus - Feb 03, 2018

Dalam acara Refleksi Akhir Tahun Keberagaman dan Toleransi di Wilayah Cirebon yang diselenggarakan oleh Fahmina-Institute, 30.12.17 di hotel Bentani, Cirebon,…

Aneka
shares15 views

Jahiliyah

Adi Sus - Feb 03, 2018

Tak dinyana, kemarin, 05.11.17, dalam perjalanan menuju kantor Fahmina institute, seorang mahasiswa yang mengantarkan aku bertanya tentang arti “Jahiliyah”. Dia…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: