Keluarga Mirna Ingin Jessica Dihukum Mati

October 6, 2016
41 Views

JariBerita.com – Keluarga Wayan Mirna Salihin meminta majelis hakim mengabulkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menuntut Jessica Kumala Wongso dengan hukuman penjara selama 20 tahun.

Tak hanya itu, mereka juga menganggap hukuman yang layak bagi Jessica yang telah didakwa membunuh anggota keluarga mereka adalah hukuman mati.

“Kami minta majelis hakim mengabulkan tuntutan JPU (jaksa penuntut umum), bahkan kami juga minta meningkatkannya jadi hukuman maksimal, hukuman mati atau seumur hidup,” ujar sepupu Mirna, Yongki, yang mewakili pihak keluarga, dalam jumpa pers, Kamis (6/10/2016) petang.

Dalam konferensi pers itu, hadir pula suami Mirna, Arief Soemarko; kembaran Mirna, Made Sandy Salihin; ibu Mirna, Ni Ketut Sianti; serta bibi Mirna, Ros.

Secara terpisah, Arief mengaku tidak puas terhadap tuntutan hukuman 20 tahun untuk Jessica. Hingga saat ini, ia tidak belum bisa melupakan perempuan yang tewas ketika usia pernikahannya baru sesaat.

“Kepergian Mirna, kami baru menikah sebulan lebih, kepergiannya benar-benar menyayat hati,” tutur Arief.

Sandy dan Sianti yang duduk di samping Arief ikut menangis. Pihak keluarga menegaskan, mereka tidak akan memaafkan pembunuh Mirna.

Kejadian tersebut masih membekas bagi pihak keluarga, terlebih bagi Arief yang hampir setiap hari teringat saat dia mengantar Mirna dalam kondisi sekarat dari kafe Olivier pada Januari 2016 lalu.

You may be interested

Aneka
shares9 views

Jalan Bertemu Allah dan Bidadari

admin - May 25, 2018

Satu keluarga yang hampir saban hari hadir di masjid dan tampil bak orang baik hati, saleh dan religius, akhirnya meledakkan…

Aneka
shares9 views

Berselfie Ria

admin - May 25, 2018

Adik-adikku dan teman-temanku ramai-ramai berangkat umroh. Masing-masing bersama anak-anaknya. Sampai di Makkah dan Madinah mereka meng-upload foto dan dishare melalui…

Aneka
shares7 views

Warisan

admin - May 24, 2018

Di Konya, Anatolia, Turki, 2013, usai ziarah di Maulana Rumi, dengan jalan kaki aku menyusuri jalan cahaya menuju Syamsi Tabrizi, Darwish…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: