Ini Harta Kekayaan Ketua DPD RI Irman Gusman Yang Ditetapkan Sebagai Tersangka Suap Rp.100 Juta Oleh KPK

September 18, 2016
58 Views

JariBerita.com- Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, Irman Gusman yang baru saja ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka suap pengurusan kuota impor gula Badan Urusan Logistik (Bulog). Tidak di duga ternyata dalam penulusuran redaksi JariBerita.com mantan kandidat capres dari Partai Demokrat ini memiliki harta yang fantastis.

Seperti data yang di dapatkan redaksi JariBerita.com harta kekayaan penyelenggara negara milik Irman yang telah dilaporkan kepada KPK pada 3 Desember 2014 silam, berdasarkan data LHKPN yang diakses dari laman acch.kpk.go.id, Minggu (18/9/2016), harta senator asal Sumatera Barat itu mencapai Rp 31.904.339.714 dan USD 40.995. Kekayaan itu terdiri dari harta bergerak dan tidak.

Irman tercatat memiliki harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan Rp 6.527.436.000. Tanah tersebut berada di Tangerang Selatan, Banten masing-masing senilai Rp 4.571.040.00 dan Rp 1.956.396.000. Sedangkan harta bergerak miliknya mencapai Rp 1.527.582.000. Harta ini terdiri dari mobil Mercedez Benz tahun 2004 Rp 500 juta, Volkswgen Caravelle 2006 Rp 774 juta, Toyota Fortuner 2008 Rp 234.582.000, sepeda motor Honda Supra Fit 2005 Rp 11 juta dan Yamaha Mio Rp 8 juta.

Sementara harta bergerak lainnya mencapai Rp 1.732.620.000. Harta itu terdiri dari logam mulia yang berasal dari perolehan sendiri dari 1994-2005 Rp 130 juta, logam mulia berasal dari warisan 1988-2010 Rp 620 juta. Kemudian batu mulia asal dari warisan 1992 Rp 95 juta, barang-barang seni dan antik dari hasil sendiri perolehan 1990-1999 Rp 206.800.000, barang-barang seni dan antik yang berasal dari warisan perolehan 1992 Rp 302.220.000, benda bergerak lainnya dari warisan 1995 Rp 18 juta dan berda bergerak lainnya hasil dari hibah Rp 35.600.000.

Irman juga mempunya delapan item surat berharga Rp14.950.943.000. Selain itu, Irman memiliki giro dan setara kas lainnya Rp 7.166.818.714 dan USD 40.995. Karena tidak punya hutang maupun piutang, total kekayaan akhir Irman ialah Rp 31.905.399.714 dan USD 40.995. Seperti kita ketahui baru-baru ini Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, Irman Gusman sebagai tersangka dugaan suap pengurusan kuota impor gula. Selain Irman, KPK juga menjerat ‎Direktur Utama CV SB, Xaveriandy Sutanto dan istrinya Memi, serta adiknya bernam Farizal sebegai tersangka kasus yang sama.

Kronologinya Operasi Tangkap Tangan (OTT), diungkapkan Ketua KPK, Agus Rahardjo, pada 16 September 2016, sekitar pukul 22.15, Xaveriandy melalui Memi dan Farizal mendatangi Irman di rumah dinasnya di Widya Chandra, Jakarta Pusat. “Pukul 00.30 ketiganya keluar dari rumah IG, kemudian tim KPK menghampiri ketiganya di dalam mobil yang berada di halaman rumah bapak IG,” kata Agus dalam jumpa persnya di KPK, Sabtu (17/9/2016) malam.

Tim kemudian masuk ke rumah Irman dan meminta Irman menyerahkan bungkusan yang diduga pemberian dari Xaveriandy dan Memi. Sekitar pukul 01.00 WIB dinihari keempat orang tersebut diamankan ke kantor KPK. Dalam operasi tangkap tangan tersebut, penyidik KPK kata Agus juga mengamankan uang Rp 100 juta Pemberian uang tersebut terkait kuota gula impor yang diberikan oleh bulog kepada CV SB tahun 2016 untuk provinsi Sumatera Barat.

Irman sebagai penerima suap dijerat dengan pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tipikor. Sementara ketiga pengusaha tersebut dijerat dengan Pasal 5 huruf a atau Pasal 2 UU Pemberantasan Tipikor.‎

You may be interested

Aneka
shares9 views

Jalan Bertemu Allah dan Bidadari

admin - May 25, 2018

Satu keluarga yang hampir saban hari hadir di masjid dan tampil bak orang baik hati, saleh dan religius, akhirnya meledakkan…

Aneka
shares9 views

Berselfie Ria

admin - May 25, 2018

Adik-adikku dan teman-temanku ramai-ramai berangkat umroh. Masing-masing bersama anak-anaknya. Sampai di Makkah dan Madinah mereka meng-upload foto dan dishare melalui…

Aneka
shares7 views

Warisan

admin - May 24, 2018

Di Konya, Anatolia, Turki, 2013, usai ziarah di Maulana Rumi, dengan jalan kaki aku menyusuri jalan cahaya menuju Syamsi Tabrizi, Darwish…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: