Mega: Kader PDIP yang Tidak Mau Jadi Petugas Partai Silakan Keluar

August 30, 2016
104 Views

JariBerita.com – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri kembali menegaskan kepada kadernya bahwa seluruh politisi partainya yang menjadi kepala daerah merupakan petugas partai.

Dengan demikian kata Mega, setiap kader yang terpilih menjadi kepala daerah harus menjalankan amanah yang diberikan oleh partai.

“Sebagai kader partai waktu era reformasi saya ditugasi sebagai calon, calon Presiden Republik Indonesia. Sama juga, kalian itu jadi calon, calon bupati, wali kota. Itu dari PDI Perjuangan dan dipilih untuk menjalankan tugas sebagai petugas partai,” ujar Megawati saat membuka sekolah partai bagi 50 calon kepala daerah di Depok, Selasa (30/8/2016).

Presiden RI ke-5 ini juga mempersilakan kepada seluruh kader untuk keluar dari PDI Perjuangan jika tak mampu mengikuti aturan tersebut.

“Dengan tugas A,B,C,D. Untuk menjalanlan amanah partai. Tidak mau terima? Silakan keluar dari sini. Jadi jangan dipilah-pilah,” imbuhnya.

Ia kembali mengingatkan bahwa jabatan sebagai kepala daerah yang diemban tidak boleh dijadikan alasan untuk mencari keuntungan pribadi.

“Jangan dipikir jadi pemimpin itu enak. Pikirannya kalau jadi pemimpin itu harus mencari uang. Ingin jadi raja kecil di daerah-daerahnya. Akhirnya lupa dari keinginan yang dipersembahkan oleh rakyat. Karena kemilaunya kedudukan. Itu yang saya perhatikan. Kalian harus kuat iman,” pungkas Mega.

You may be interested

Aneka
shares3 views

Warisan

admin - May 24, 2018

Di Konya, Anatolia, Turki, 2013, usai ziarah di Maulana Rumi, dengan jalan kaki aku menyusuri jalan cahaya menuju Syamsi Tabrizi, Darwish…

Ngaji Singkat Kitab Tanwirul Qulub
Aneka
shares4 views
Aneka
shares4 views

Ngaji Singkat Kitab Tanwirul Qulub

admin - May 21, 2018

1. Hari ke-3 puasa, sambil nyantai saya baca ulang kitab tanwirul qulub, dan saya mau sedikit share di sini. Bismillah…

Membantah narasi khilafah ala HTI
Aneka
shares7 views
Aneka
shares7 views

Membantah narasi khilafah ala HTI

admin - May 21, 2018

Membantah berbagai narasi khilafah ala HTI. Tulisan saya di Jawa Pos hari ini 12 Mei 2018 menyikapi putusan PTUN. Thought…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: