Tiga Kali Kesandung Narkoba, Penyanyi Dangdut Imam S Arifin Diancam Hukuman 12 Tahun Penjara

August 28, 2016
106 Views

JariBerita.com– Musik dangdut kembali dikejutkan dengan penangkapan penyanyi dangdut ternama Imam S Arifin. Penyanyi dangdut yang eksi dengan tembang Jandaku  ini kembali ditangkap jajaran kepolisian Polres Jakarta Barat lantaran tersandung masalah narkoba. Ternyata meringkuk dibalik jeruji besi tidak membuat penyanyi ini kapok. Terhitung penangkapan Imam S Arifin gara-gara narkoba untuk ketiga kalinya.

Seperti dikatakan Kapolres Jakarta Barat Kombes Roycke Harry Langie ketika melakukan jumpa pers di Polres Jakarta Barat Jalan Letjen S. Parman, Jakarta, Minggu (28/82016), menyebutkan Imam S Arifin sudah tiga kali ditangkap. “Sudah tiga kali bersangkutan berurusan dengan narkoba hingga dilakukan penahanan. Pertama ditangkap polisi tahun 2008 di Medan. Lantas Imam kenai hukuman 14 bulan penjara. Dan 2010 Imam kembali ditangkap kasus yang sama karena kepemilikan paket sabu di apartemennya,” kata Roycke.

“Sekarang Imam ditangkap kasus yang sama yakni narkoba. Imam ditangkap oleh Satres Narkotika Polres Jakarta Barat pada Sabtu (27/8/2016) pukul 16.00 WIB. Ketika ditangkap Imam tengah menggunakan sabu. Dari penangkapan Polisi menyita barang bukti sabu seberat 0.336 gram, alat hisap dan timbangan digital. Dalam penangkapanya itu Imam dijerat dengan UU 35 2009 UU Narkotika dengan ancaman maksimal 12 tahun,” papar Rocyke.

You may be interested

Aneka
shares3 views

Warisan

admin - May 24, 2018

Di Konya, Anatolia, Turki, 2013, usai ziarah di Maulana Rumi, dengan jalan kaki aku menyusuri jalan cahaya menuju Syamsi Tabrizi, Darwish…

Ngaji Singkat Kitab Tanwirul Qulub
Aneka
shares4 views
Aneka
shares4 views

Ngaji Singkat Kitab Tanwirul Qulub

admin - May 21, 2018

1. Hari ke-3 puasa, sambil nyantai saya baca ulang kitab tanwirul qulub, dan saya mau sedikit share di sini. Bismillah…

Membantah narasi khilafah ala HTI
Aneka
shares7 views
Aneka
shares7 views

Membantah narasi khilafah ala HTI

admin - May 21, 2018

Membantah berbagai narasi khilafah ala HTI. Tulisan saya di Jawa Pos hari ini 12 Mei 2018 menyikapi putusan PTUN. Thought…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: