Upaya Sri Mulyani Tarik Uang WNI di Luar Negeri

August 22, 2016
105 Views

JariBerita.com – Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati berupaya menarik dana-dana Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri pulang ke Tanah Air sesuai dengan Undang-undang (UU) Tax Amnesty.

Langkah ini dilakukan karena dana repatriasi dari luar negeri masih sangat rendah hingga 20 Agustus 2016.

Dari total repatriasi harta hingga 20 Agustus 2016 senilai Rp 1,4 triliun, repatriasi dana dari WNI di Singapura saja baru sebesar Rp 1,08 triliun. Padahal potensi dana WNI di Singapura mencapai Rp 4.000 triliun.

Dikonfirmasi mengenai upaya Singapura menjegal tax amnesty, khususnya menahan dana WNI pulang kampung dengan iming-iming kewarganegaraan dan insentif lainnya, Sri Mulyani mengaku telah berkomunikasi dengan pihak Singapura.

“Saya sudah bicara dengan Kemenkeu Singapura untuk mengecek apakah dari pemerintah maupun perbankannya ada kebijakan seperti itu,” ujar Sri Mulyani di kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (22/8/2016).

“Tapi pemerintah Singapura menyampaikan kalau mereka mendukung pelaksanaan tax amnesty, bahkan sudah bertemu dengan investment bankers supaya complai dengan UU,” sambungnya.

Sri Mulyani menuturkan, deklarasi harta di luar negeri dan repatriasi merupakan dua hak WNI dalam UU Tax Amnesty. Karena program pengampunan pajak salah satunya bertujuan supaya WNI mengungkap harta yang belum dilaporkan sehingga dapat meningkatkan basis pajak.

“Jadi kalau WNI berada di luar negeri, tapi masuk dalam subjek pajak Indonesia, maka tetap harus bayar pajak,” tegas Sri Mulyani.

Ia menjelaskan, pemerintah telah menetapkan tarif tebusan rendah bagi WNI yang mengalihkan hartanya ke Indonesia, yakni 2 persen, 3 persen, dan 5 persen hingga periode Maret 2017. Dengan tarif tersebut, diharapkan Sri Mulyani dapat menarik WNI untuk melakukan repatriasi.

“Tugas saya adalah menjalankan agar repatriasi sebanyak mungkin. Makanya saat mereka (WNI) minta supaya gateway ditambah, saya tambah. Perbanyak investasi di pasar non keuangan, saya keluarkan PMK,” terang Sri.

“Jadi ini bikin kepastian dan kepercayaan bahwa kalau repatriasi ke Indonesia akan lebih bermanfaat bagi WP maupun perekonomian kita,” pungkasnya.

You may be interested

Benarkah Dosa Riba Lebih Berat dari Berzina?
Aneka
shares6 views
Aneka
shares6 views

Benarkah Dosa Riba Lebih Berat dari Berzina?

admin - Jun 22, 2018

Keharaman riba telah disepakati oleh para ulama. Namun apakah bunga bank itu termasuk riba? Para ulama berbeda pandangan. MUI mengatakan:…

Aneka
shares13 views

Selamat Idul Fitri dan Mohon Maaf Lahir – Batin

admin - Jun 18, 2018

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang…

Aneka
shares13 views

Memahami Pesan Rahmah KH Yahya Cholil Staquf

admin - Jun 18, 2018

Sisi lain. Dari sudut pandang yg berbeda. Begitulah peranan Pak Kiai Yahya Cholil Staquf. Datang sbg pribadi, tapi mendadak sorot…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: