Mendagri dan Bawaslu Bahas Daerah Rawan Konflik pada Pilkada 2017

August 22, 2016
27 Views

JariBerita.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo bertemu dengan seluruh pimpinan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di kantornya pada 22 Agustus 2016. Pertemuan yang berlangsung tertutup itu, secara spesifik membahas antisipasi daerah rawan saat Pilkada 2017.

Dalam kesempatan itu, Tjahjo berharap dengan mengetahui titik daerah rawan saat pilkada, maka tidak ada gejolak lagi.
“Intinya Bawaslu ke sini untuk menyampaikan deteksi dini. Pemerintah pun berharap kalau 101 daerah nanti (di Pilkada 2017) tidak ada gejolak,” ucap Tjahjo di kantornya.

Dia menegaskan, dengan adanya laporan indeks daerah rawan saat Pilkada 2017 dari Bawaslu, pemerintah daerah dan jajaran aparatur lainnya, bisa mengantisipasinya.

“Ini kan bisa membuat daerah baik pemerintahnya, polisinya, kejaksaannya, dan KPUD-nya bisa mengantisipasinya,” ungkap Menteri Tjahjo.

Selain itu, hal ini membuktikan, bahwa pemerintah memberikan dukungan terhadap peran Bawaslu. “Intinya pemerintah ingin menguatkan peran Bawaslu dalam Pilkada ini,” tandas Tjahjo.

Sementara itu, Ketua Bawaslu, Muhammad, menyampaikan laporan indeks daerah rawan saat Pilkada itu, akan diluncurkan 29 Agustus mendatang.

“Tanggal 29 kita akan me-lauching. Dan nanti sekalian akan dilaporkan juga terkait dengan persiapan anggaran pengawasan,” Muhammad memungkas.

You may be interested

Aneka
shares3 views

Warisan

admin - May 24, 2018

Di Konya, Anatolia, Turki, 2013, usai ziarah di Maulana Rumi, dengan jalan kaki aku menyusuri jalan cahaya menuju Syamsi Tabrizi, Darwish…

Ngaji Singkat Kitab Tanwirul Qulub
Aneka
shares4 views
Aneka
shares4 views

Ngaji Singkat Kitab Tanwirul Qulub

admin - May 21, 2018

1. Hari ke-3 puasa, sambil nyantai saya baca ulang kitab tanwirul qulub, dan saya mau sedikit share di sini. Bismillah…

Membantah narasi khilafah ala HTI
Aneka
shares7 views
Aneka
shares7 views

Membantah narasi khilafah ala HTI

admin - May 21, 2018

Membantah berbagai narasi khilafah ala HTI. Tulisan saya di Jawa Pos hari ini 12 Mei 2018 menyikapi putusan PTUN. Thought…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: