Menteri Sosial Ingatkan Bahaya Narkoba Berbentuk Permen

August 22, 2016
654 Views
1 Comments

JariBerita.com – Menteri Sosial (Mensos) Khafifah Indar Parawansah kembali mengingatkan ancaman narkoba kini telah masuk ke kalangan anak-anak di usia dini. Hal itu, terungkap setelah ditemukan permen bercampur narkoba jenis Lysergic Acid Diethylamide (LSD) di Makassar, Sulawesi Selatan.

Harga permen tersebut menurut Khafifah, sangat terjangkau yakni sebesar Rp1.000 sampai Rp3.000. “Informasinya saya dapat dari deputi BNN pusat, ada jenis permen yang dijual di Makassar bercampur narkoba jenis LSD. Warna dan bentuknya menarik sehingga anak-anak mau memakannya. Usia korban rata-rata empat tahun hingga tujuh tahun, saya sendiri sudah melihatnya,” kata Khafifah di Palembang, Sumatera Selatan, Senin 22/8.

Lebih lanjut, dengan harga yang sangat terjangkau, para bandar narkoba mengincar kalangan murid Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk membuat mereka kecanduan. “Permennya berasal dari luar, baru di Makassar yang ditemukan,” katanya. Selain permen yang bercampur narkoba di Makassar ditemukan juga kopi bercampur bunga kecubung juga di Surabaya.

Efek dari kopi tersebut,  para peminum kopi nantinya akan merasa kecanduan seperti mengkonsumsi ganja. Sementara, Khafifah menuturkan, dari data BNN Pusat, total dana transaksi pembelian narkoba di tahun 2014 sebesar Rp63 triliun dan meningkat di tahun 2015 yang tembus di angka Rp72 triliun. Mirisnya lagi, hampir rata-rata yang menjadi kurir adalah anak-anak di bawah umur.

Untuk menekan jumlah konsumsi narkoba di Indonesia, Kemensos RI melakukan berbagai program, seperti membentuk Laskar Anti Narkoba, Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) untuk pengguna narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) serta call centre untuk berkonsultasi bebas pulsa di 1500171.

“Kita targetkan ada 160 IPWL dan hingga Desember 2016 mendatang, ada 15.430 ribu korban penyalahgunaan narkoba yang bisa direhabilitasi. Masing-masing IPWL punya target sendiri, baik berbasis panti maupun non panti,” kata

You may be interested

Proyek Perumahan Gantari Land IPB Mangkrak, Pihak Pengembang Melakukan Penipuan?
Aneka
shares265 views
Aneka
shares265 views

Proyek Perumahan Gantari Land IPB Mangkrak, Pihak Pengembang Melakukan Penipuan?

Jari - Jul 25, 2017

Jakarta- Hingga saat ini proyek pembangunan perumahaan khusus karyawan IPB belum jelas kapan dibangun. Usut diusut kabarnya alasan tersendat perumahan…

Pengacara Krisna Murti, SH Siap Benahi Pengembang Perumahan Nakal Di Bogor, Termasuk Gantari?
Aneka
shares201 views
Aneka
shares201 views

Pengacara Krisna Murti, SH Siap Benahi Pengembang Perumahan Nakal Di Bogor, Termasuk Gantari?

Jari - Jul 24, 2017

Jakarta- Pengcara ternama yang juga salah satu calon Bupati Kabupaten Bogor Krisna Murti SH, ditunjuk oleh CV. PUTRA BERKARYA salah…

Pengembang Perumahan IPB Bogor Digugat Rekanan Kerja
Aneka
shares140 views
Aneka
shares140 views

Pengembang Perumahan IPB Bogor Digugat Rekanan Kerja

Jari - Jul 24, 2017

Jakarta- Salah satu penyelengara kegiatan Event Organizer CV. PUTRA BERKARYA tengah siap melaporkan pengembang perumahan PT. GANTARI BAWANA Corp yang…

One Response

  1. emang di jaman sekarang narkoba sudah banyak dan banyak bentuknya apalagi yang sekarang kita tau narkoba ada di permen atau yang kita sebut permen jari.sempet takut dan khawatir bgt kalau itu benar tp akhirnya pihak yang berewenang dan BNN lansung bertindak cepat menelusuri nya.dan hasilnya pun NEGATIF dan tidak mengandung zat”bahaya untuk bisa tau berita kebenarannya bisa di cek https://goo.gl/i6nU1D

    Reply

Silahkan komen..

%d bloggers like this: