DPR Kenaikan Harga Rokok Untungkan Pengusaha

August 22, 2016
35 Views

JariBerita.com – Rencana kenaikan harga rokok perbungkus Rp. 50 ribu menjadi bahan perbincangan berbagai kalangan, termasuk para anggota DPR RI. Seperti ditegaskan anggota Komisi IX DPR Saleh Partaonan Daulay banyak anggota DPR yang mendukung wacana kenaikan tarif  harga rokok. Alasan mereka mendukung untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya rokok bagi kesehatan.

Menurutbta rencana kenaikan itupun menjadi bahan pembicaraan beberapa anggota DPR RI. “Secara informal sesama anggota sudah dibicarakan, tetapi belum pada rapat formal. Yang jelas, ada banyak anggota yang tidak keberatan dengan kenaikan harga rokok tersebut,” ungkap Saleh di Jakarta, Minggu 20 Agustus 2016.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini juga mengapresiasi rencana pemerintah menaikkan tarif cukai harga rokok. Bahkan rencana pemerintah tersebut perlu diapresiasi. “Setidaknya, ada keinginan politik dari pemerintah untuk mengurangi jumlah perokok di Indonesia,” ujarnya.

Untuk itu, ia berharap kenaikan harga rokok menjadi momentum bagi para perokok untuk berhenti atau setidaknya mengurangi konsumsi rokok. Akan tetapi dirinya meminta kepada pemerintah melakukan kajian secara serius dampak sosial dan ekonomi dari kenaikan tarif cukai dan harga rokok.

“Jangan sampai kenaikan harga rokok hanya menguntungkan pengusaha. Pemerintah harus memikirkan agar para petani tembakau juga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka,” katanya.

Disisi lain, kenaikan tarif cukai dan harga rokok jangan hanya ditujukan untuk meningkatkan penerimaan dari cukai semata, melainkan bersifat temporal dan sektoral. “Harus dibangun argumen logis bahwa kenaikan itu juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya rokok bagi kesehatan,” tambahnya.

Sementara itu salah satu produsen rokok terbesar PT HM Sampoerna Tbk berharap rencana pemerintah menaikan harga cukai rokok harus peril dipertimbangkan secara matang. Seperti dikatakan Head of Regulatory Affairs, International Trade, and Communications Sampoerna, Elvira Lianita kepada wartawan bahwa banyak aspek yang perlu diperhatikan dengan kenaikan rokok tersebut.

“Banyak mata rantai yang perlu diperhatikan dengan kenaikan cukai rokok, seperti industri tembakau yaitu meliputi petani, pekerja, pabrik, pedagang, hingga konsumen.Karena kenaikn harga rokok melihat kondisi industry dan daya beli masyarakat saat ini,” jelas Elvira. (Sigit)

 

You may be interested

Proyek Perumahan Gantari Land IPB Mangkrak, Pihak Pengembang Melakukan Penipuan?
Aneka
shares313 views
Aneka
shares313 views

Proyek Perumahan Gantari Land IPB Mangkrak, Pihak Pengembang Melakukan Penipuan?

Jari - Jul 25, 2017

Jakarta- Hingga saat ini proyek pembangunan perumahaan khusus karyawan IPB belum jelas kapan dibangun. Usut diusut kabarnya alasan tersendat perumahan…

Pengacara Krisna Murti, SH Siap Benahi Pengembang Perumahan Nakal Di Bogor, Termasuk Gantari?
Aneka
shares219 views
Aneka
shares219 views

Pengacara Krisna Murti, SH Siap Benahi Pengembang Perumahan Nakal Di Bogor, Termasuk Gantari?

Jari - Jul 24, 2017

Jakarta- Pengcara ternama yang juga salah satu calon Bupati Kabupaten Bogor Krisna Murti SH, ditunjuk oleh CV. PUTRA BERKARYA salah…

Pengembang Perumahan IPB Bogor Digugat Rekanan Kerja
Aneka
shares153 views
Aneka
shares153 views

Pengembang Perumahan IPB Bogor Digugat Rekanan Kerja

Jari - Jul 24, 2017

Jakarta- Salah satu penyelengara kegiatan Event Organizer CV. PUTRA BERKARYA tengah siap melaporkan pengembang perumahan PT. GANTARI BAWANA Corp yang…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: