Terkait Arcandra, Demokrat Sebut Ada Kelompok Sudirman Said Mempertahankan Jadi Menteri ESDM?

August 19, 2016
59 Views

JariBerita.com– Terkait permasalahan status kewarnageraan Amerika Serikat Arcandra Tahar yang berbuntut pemberhentiannya sebagai menteri ESDM, dikatakan Anggota Komisi III DPR Fraksi Partai Demokrat Ruhut Sitompul lantaran ada pihak-pihak yang ingin membuat kegaduhan di pemerintah Jokowi-JK.

Disisi lain, tegas Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat ini menuding  masih ada kelompok Sudirman Said ingin menduduki posisi Menteri ESDM. Karena itu pinta Ruhut kegaduhan tersebut seharusnya tidak perlu terjadi. “Kedepan jangan ada lagi kelompok yang membuat gaduh dalam persoalan Arcandra. Kita lihat masih ada kelompok yang menginginkan Sudirman Said menjadi Menteri ESDM dan pihak lain yang berkeinginan menjadi menteri pengganti Arcandra,” tegas Ruhut.

Salah satu yang membuat beberapa pihak seperti kebakaran jenggot adalah ketika Arcandra memangkas nilai investasi atau belanja modal (capex) Blok Masela, beberapa waktu lalu.

Bagi Ruhut Arcandra adalah asset bangsa, dikarenakan pemikiran dan jenius. Karena itu ia sangat menyayangkan bilamana status kewarganegaraanya dipersulit. “Arcandra merupakan aset bangsa yang jenius, lalu kok dipersulit,” tambahnya. Apa yang dilakukan Arcandra ketika menjadi Menteri ESDM memang bagus, sekarang tinggal kita mau menciptakan ‘clean goverment’ atau tidak,” tegas Ruhut.

 

You may be interested

Aneka
shares3 views

Warisan

admin - May 24, 2018

Di Konya, Anatolia, Turki, 2013, usai ziarah di Maulana Rumi, dengan jalan kaki aku menyusuri jalan cahaya menuju Syamsi Tabrizi, Darwish…

Ngaji Singkat Kitab Tanwirul Qulub
Aneka
shares4 views
Aneka
shares4 views

Ngaji Singkat Kitab Tanwirul Qulub

admin - May 21, 2018

1. Hari ke-3 puasa, sambil nyantai saya baca ulang kitab tanwirul qulub, dan saya mau sedikit share di sini. Bismillah…

Membantah narasi khilafah ala HTI
Aneka
shares7 views
Aneka
shares7 views

Membantah narasi khilafah ala HTI

admin - May 21, 2018

Membantah berbagai narasi khilafah ala HTI. Tulisan saya di Jawa Pos hari ini 12 Mei 2018 menyikapi putusan PTUN. Thought…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: