PSK Asal Maroko Banting Harga di Kawasan Puncak, Berapa Tarifnya?

August 16, 2016
231 Views

JariBerita.com – Tarif perempuan pekerja seks komersial (PSK) asal Maroko di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat turun. Hal ini diduga karena semakin bertambahnya jumlah PSK asal Timur Tengah (Timteng) tersebut.

Menurut Kepala Pengawasan dan Penindakan Kantor Imigrasi Bogor Imigrasi Bogor, Toto Satoto, dari pengakuan para PSK Maroko yang terjaring di kawasan tersebut, kini tarif mereka Rp 3 juta untuk sekali kencan.

“Awalnya Rp 5 juta, tapi sekarang Rp 3 juta untuk sekali kencan,” ujar Toto Satoto, Senin (15/8/2016).

“Kalau faktor utamanya saya enggak tahu. Tapi PSK ini ibarat gunung es. Jumlahnya bertambah terus, konsumen segitu saja,” imbuhnya.

Toto menjelaskan, PSK Maroko ini menolak melayani pria pribumi sehingga mereka harus bersaing ketat untuk mendapat pelanggan asal Timur Tengah.

“Alasan keamanan, mereka tidak mau kalau melayani pria lokal,” kata dia.

Kendati disinyalir jumlah PSK yang disebut Magribi ini terus bertambah, namun untuk menjaring praktik prostusi ini sulit dibongkar karena sangat tertutup dan terorganisir.

“Kemarin saja kami berhasil menangkap lima PSK Maroko dan satu orang diduga muncikari. Tidak bisa asal merazia saja,” terang Toto.

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Bogor Herman Lukman menjelaskan, keberadaan perempuan Maroko tersebut telah meresahkan masyarakat sekitar.

“Mereka kerap keluar setiap magrib dan melakukan pesta setiap malamnya, sehingga mengganggu ketertiban umum,” ungkapnya.

You may be interested

Nadirsyah Hosen, kisah santri menaklukkan Barat
Aneka
shares4 views
Aneka
shares4 views

Nadirsyah Hosen, kisah santri menaklukkan Barat

admin - Jul 16, 2018

Simak wawancara dengan Beritatagar di Hotel Ciputra Grogol 2 Juni 2018 https://beritagar.id/artikel/figur/nadirsyah-hosen-kisah-santri-menaklukkan-barat Share on: WhatsAppPosting Nadirsyah Hosen, kisah santri menaklukkan…

Aneka
shares5 views

Nadirsyah Hosen melawan radikalisme di media sosial

admin - Jul 16, 2018

Nadirsyah Hosen satu-satunya orang Indonesia yang menjadi pengajar di Fakultas Hukum Monash University, Melbourne, Australia. Di media sosial, penyanang dua…

Aneka
shares8 views

NU itu Apa?

admin - Jul 14, 2018

Hari ini aku bertamu ke seorang Kiyai untuk Silaturrahim dan minta doa selamat dalam perjalananku menuju Jawa Timur malam ini,…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: