Kekecewaan Tokoh Minang Atas Pemecatan Arcandra Tahar

August 16, 2016
83 Views

JariBerita.com – Keputusan Presiden Jokowi memberhentikan Arcandra Tahar sebagai menteri ESDM membuat orang Minang kecewa. Jokowi diminta bertanggung jawab.

“Sebagai orang Minangkabau, kami sangat kecewa dengan perlakuan Presiden Jokowi terhadap Archandra Tahar,” tegas tokoh muda Minangkabau, Andre Rosiade di Jakarta, Selasa (16/8/2016).

Andre mengatakan, komitmen Arcandra yang juga putra Minang sejak awal seharusnya tidak perlu diragukan.

Dengan kemampuan luar biasa, Archandra meninggalkan segala yang diraihnya ketika dipanggil Presiden Jokowi sebagai menteri ESDM. Akan tetapi, setelah beberapa hari menjabat Archandra justru dikorbankan.

Andre menerangkang, dalam waktu sekitar 20 hari menjabat menteri ESDM, Archandra sudah memberikan kontribusi besar bagi pembangunan Indonesia yang pro republik, pro NKRI, yakni dengan melakukan efisiensi dalam pengembangan Blok Masela.

Tidak tanggung-tanggung, efisiensi dari kesepakatan investasi untuk Masela mencapai sekitar 5 juta dolar AS atau berkisar Rp 65 triliun.

Selain Masela melalui onshore, Archandra juga mempunyai berkomitmen untuk pengembangan di Blok Mahakam dan Indonesia Deepwater Development (IDD) berikut kelistrikan dan mineral serta pertambangan.

“Publik juga tahu bagaimana pada awal menjabat sebagai Menteri ESDM, Archandra menyambangi Komisi Pemberantasan Korupsi untuk pembenahan internal ESDM,”imbuhnya.

Putra Minangkabau itu berkeinginan menutup setiap celah kemungkinan terjadinya tindak korupsi di sektor ESDM. Semua itu, menurut Andre, dilakukan Arcandra semata-mata untuk membantu Presiden Joko Widodo dalam membangun Indonesia ke depan yang lebih baik.

“Pengorbanan besar Archandra serasa menyakitkan bagi orang Minang ketika kemudian digugurkan Presiden Jokowi,” sesalnya.

Presiden Jokowi harus mencari langkah dan solusi ke depannya bagi Archandra berkontribusi bagi pembangunan Indonesia ke depan. Bukan menelantarkannya sehingga diambil dan dimanfaatkan kembali oleh negara lain.

Presiden juga, sambung dia, harus menjawab sendiri perihal pengangkatan dan pemberhentian Archandra, bukan buang badan dan menyerahkan penjelasan pemberhentian Archandra kepada Mensesneg.

“Bagi kami orang Minangkabau, mau berpaspor manapun, orang Minang tetap orang Minang. Identitas Minangkabau tidak dibatasi dengan anda memegang paspor apa. Akan tetapi anda leluhur dan suku apa. bagi kami, Archandra tetap putra Minangkabau apapun parpornya,” tegas Andre yang juga politisi Gerindra.

You may be interested

Nadirsyah Hosen, kisah santri menaklukkan Barat
Aneka
shares10 views
Aneka
shares10 views

Nadirsyah Hosen, kisah santri menaklukkan Barat

admin - Jul 16, 2018

Simak wawancara dengan Beritatagar di Hotel Ciputra Grogol 2 Juni 2018 https://beritagar.id/artikel/figur/nadirsyah-hosen-kisah-santri-menaklukkan-barat Share on: WhatsAppPosting Nadirsyah Hosen, kisah santri menaklukkan…

Aneka
shares11 views

Nadirsyah Hosen melawan radikalisme di media sosial

admin - Jul 16, 2018

Nadirsyah Hosen satu-satunya orang Indonesia yang menjadi pengajar di Fakultas Hukum Monash University, Melbourne, Australia. Di media sosial, penyanang dua…

Aneka
shares13 views

NU itu Apa?

admin - Jul 14, 2018

Hari ini aku bertamu ke seorang Kiyai untuk Silaturrahim dan minta doa selamat dalam perjalananku menuju Jawa Timur malam ini,…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: