‘Paspor Ganda Arcandra, Jokowi Kecolongan atau Soal kepentingan AS di Indonesia’

August 15, 2016
71 Views

JariBerita.com – Presiden Jokowi langsung bertindak menyikapi adanya rumor kewarganegaraan ganda Menteri ESDM Arcandra Tahar. Sebagaimana kabar yang tersebar, Arcandra sudah resmi menjadi warga negara AS melalui naturalisasi pada Maret 2012 dengan diambilnya oath of allegiance atau sumpah setia.

Akibat hal ini, Presiden langsung memutuskan untuk memberhentikan Arcandra meskipun jabatan yang diembannya belum genap sebulan.

Menurut Sekretaris Jenderal Himpunan Masyarakat Untuk Kemanusiaan dan Keadilan, Sya’roni, meski Arcandra masih memegang paspor Indonesia, namun statusnya sebagai WNI hilang dengan sendirinya. Sebab, Indonesia tidak mengakui kewarganegaraan ganda.

“Ini adalah kesalahan yang sangat fatal. Disengaja atau tidak, jelas ini sudah merupakan kecolongan yang memalukan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Sya’roni tekankan, mestinya melalui instrumen intelijen, hal tersebut dapat terendus jauh sebelum penunjukkan.
“Apakah Jokowi tidak melibatkan institusi intelijen ataukah intelijennya yang lemah daya ciumnya?” sambungnya.

Dia memamparkan, lolosnya WNA yang menjadi menteri di pos sangat penting, menunjukkan kecerobohan Jokowi. Dia juga telah membahayakan keamanan nasional.
“Jokowi tidak bisa mengelak lagi, apalagi menyalahkan bawahan sebagaimana yang terjadi selama ini,” jelas Sya’roni.

Menurutnya, hak prerogatif pengangkatan menteri ada di tangan presiden. Maka kesalahan ini sudah selayaknya menjadi tanggung jawab presiden seorang.

“Jika terbukti Arcandra memiliki paspor AS, maka Jokowi harus segera meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya. Sya’roni.

“Juga patut ditelusuri apakah ada hubungan penunjukkan Arcandra dengan pengamanan kepentingan AS di Indonesia. ini terkait perpanjangan kontrak Freeport dan izin ekspor konsentratnya. Kasus ini harus segera diusut tuntas.” pungkas dia.

Hari ini, Senin 15 Agustus 2016, Menteri ESDM, Arcandra secara resmi diberhentikan oleh Presiden Joko Widodo. Arcandra diberhentikan lantaran memiliki kewarganegaraan ganda–Indonesia dan Amerika Serikat–yang belakangan jadi polemik.

“Presiden memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat saudara Arcandra Tahar dari posisi menteri ESDM,” ujar Mensesneg Pratikno dalam konferensi pers di Istana Merdeka.

Arcandra adalah menteri hasil reshuffle kabinet jilid II yang dilakukan Presiden Jokowi beberapa pekan lalu. Ini merupakan sejarah jabatan menteri paling singkat setelah Arcandra dirasa Presiden Jokowi pantas menggantikan kursi Menteri ESDM yang sebelemnya dipegang Sudirman Said.

You may be interested

Aneka
shares3 views

Warisan

admin - May 24, 2018

Di Konya, Anatolia, Turki, 2013, usai ziarah di Maulana Rumi, dengan jalan kaki aku menyusuri jalan cahaya menuju Syamsi Tabrizi, Darwish…

Ngaji Singkat Kitab Tanwirul Qulub
Aneka
shares4 views
Aneka
shares4 views

Ngaji Singkat Kitab Tanwirul Qulub

admin - May 21, 2018

1. Hari ke-3 puasa, sambil nyantai saya baca ulang kitab tanwirul qulub, dan saya mau sedikit share di sini. Bismillah…

Membantah narasi khilafah ala HTI
Aneka
shares7 views
Aneka
shares7 views

Membantah narasi khilafah ala HTI

admin - May 21, 2018

Membantah berbagai narasi khilafah ala HTI. Tulisan saya di Jawa Pos hari ini 12 Mei 2018 menyikapi putusan PTUN. Thought…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: