Jokowi: Media Sosial Jangan untuk Mencela

August 14, 2016
118 Views

JARIBERITA – Presiden Joko Widodo mengajak seluruh anak muda untuk bijaksana dalam mengikuti perkembangan teknologi informasi. Dalam hal ini termasuk pada saat menggunakan media sosial dalam keseharian.

“Media sosial jangan dipergunakan untuk hal yang tidak produktif,” ujar Joko Widodo pada peringatan Hari Pramuka ke-55, sekaligus pembukaan Jambore Nasional (Jamnas) X, di Bumi Perkemahan Cibubur, Minggu (13/8/2016)

Presiden juga berpesan, kehadiran media sosial yang semakin marak belakangan ini sebaiknya tidak digunakan untuk kepentingan yang dapat merusak persatuan bangsa.

“Apalagi dipergunakan untuk mencela, jangan, untuk mengumpat, jangan, untuk menjelekkan orang lain, jangan, untuk menebar kebencian, jangan, asal bunyi, serta ungkapan yang tidak produktif, jangan sampai terjadi,” katanya.

Pada acara yang dihadiri 25.000 anggota Pramuka tersebut, mantan Walikota Solo ini juga meminta pemuda Indonesia khususnya yang aktif dalam Pramuka untuk menjadi generasi yang tangguh dan produktif.

“Untuk itu anak-anak muda di gerakan Pramuka harus menyiapkan diri menjadi generasi muda indonesia yang kuat, yang tangguh menyiapkan diri menjadi anak muda yang produktif penuh optimisme memiliki daya juang tinggi, anak muda yang tidak takut bersaing, tidak pantang menyerah namun tetap menjadi anak muda yang mencintai sesama, rela menolong, menjadi sopan santun dan budi pekerti,” pungkas Jokowi.

You may be interested

Aneka
shares8 views

Bagaimana Memahami Hukum Allah?

admin - Apr 20, 2018

Tadi pagi aku diskusi dengan beberapa mahasiswa tentang situasi mutakhir Indonesia yang centang perenang, karut bin marut, saling dendam kesumat…

Aneka
shares11 views

Egoisme

admin - Apr 20, 2018

Ada firman Allah dalam Al-Qur’an yang selalu aktual : وَإِذَا مَسَّ الْإِنْسَانَ الضُّرُّ دَعَانَا لِجَنْبِهِ أَوْ قَاعِدًا أَوْ قَائِمًا فَلَمَّا…

Aneka
shares11 views

Kiyai dan Ayam

admin - Apr 15, 2018

Selepas Isya’, setelah merasa cukup memberikan pengajian selama bertahun-tahun pada santrinya, seorang Kiyai memberikan santrinya masing-masing seekor ayam. Kiyai berpesan,…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: