Tolak Minta Maaf, Rodrigo Duterte Sebut Philip Goldberg Pemicu Keributan

August 13, 2016
18 Views

Manilla- Kendati mendapat kecaman dari berbagai pihak termasuk warga Amerika Serikat, namun hal itu tidak membuat Presiden Filipina Rodrigo Duterte gentar. Duterte tidak perdulikan adanya kecaman dan serangan terhadap dirinya. Apalagi harus minta maaf kepada kepada Duta Besar Amerika untuk Fhilipina Philip Goldberg, terkait pernyataanya Philip Goldberg ‘gay’ dan ‘anak pelacur’.

Atas penyataan Duterte, Departemen Luar Negeri AS menilai apa yang diucapkannya itu dianggap tidak pantan dan terlalu berlebihan, apalagi Duterte seorang Kepala Negara. “Tidak pantas dan tak bisa diterima”. Pihak AS juga telah memanggil Dubes Pihilipan untuk mengklarifikasi pernyataan Duterte.

Hingga saat ini Duterte menolak mengklarifikasi dan memmperdulikan apa yang telah diucapkannya mengenai Philip Goldberg ‘gay’ dan ‘anak pelacur’ disaat berpidato dihadapan para tentara, Jumat, (12/8) di kamp militer di Jolo, Filipina Selatan. ”Tidak pernah saya minta maaf dengan siapapun. Karena dia sendiri tidak minta maaf saat bertemu, jadi kenapa meski minta maaf,” tegas Duterte saat dikutif kantor berita AFP, Sabtu (13/8/2016).

Justru sebaliknya Duterte menilai bahwa  Goldberg biang keladi keributan. Menurut Duterte, Goldberg sebelumnya kerap mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas saat dirinya melakukan kampanye presiden Mei lalu. Dikatakan Goldberg bahwa ada pembunuhan pemerkosaan misionaris Australia pada tahun 1989 di Davao. “ Dia (Golrdberg) menuduh saya saat menjadi Walikota biang keladi pembunuhan dan pemerkosaan. Jadi siapa yang tidak marah. Pernyataan itu dikatakan saat pemilihan.” Papar Duter

You may be interested

Aneka
shares3 views

Warisan

admin - May 24, 2018

Di Konya, Anatolia, Turki, 2013, usai ziarah di Maulana Rumi, dengan jalan kaki aku menyusuri jalan cahaya menuju Syamsi Tabrizi, Darwish…

Ngaji Singkat Kitab Tanwirul Qulub
Aneka
shares4 views
Aneka
shares4 views

Ngaji Singkat Kitab Tanwirul Qulub

admin - May 21, 2018

1. Hari ke-3 puasa, sambil nyantai saya baca ulang kitab tanwirul qulub, dan saya mau sedikit share di sini. Bismillah…

Membantah narasi khilafah ala HTI
Aneka
shares7 views
Aneka
shares7 views

Membantah narasi khilafah ala HTI

admin - May 21, 2018

Membantah berbagai narasi khilafah ala HTI. Tulisan saya di Jawa Pos hari ini 12 Mei 2018 menyikapi putusan PTUN. Thought…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: