Ini Tanggapan Ahok Soal Murka Walikota Risma

August 12, 2016
44 Views

JAKARTA – Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membantah pernyataannya beberapa waktu lalu soal Kota Surabaya merupakan bentuk sindiran kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Ahok medapat reaksi keras dari Risma lantaran membandingkan luas wilayah yang dipimpin oleh Risma lebih kecil dari Jakarta. Sehingga tugas yang diemban Risma juga relatif lebih ringan dari tugasnya sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Entah apa yang ada dibenak Ahok. Pasca  reaksi keras dari sejumlah pihak, Gubernur DKI Jakarta ini malah berbalik memuji Risma sebagai salah satu kepala daerah yang berhasil.

“Kamu lihat, pernah enggak saya mengkritik Ibu Risma? Saya ngomong di forum resmi, ini (Risma) salah satu kepala daerah yang baik,” ujar Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (12/8/2016).

Menurut Ahok, dalam perkara kepemimpinan daerah Risma yang kerap mengkritik dirinya. Risma kata Ahok pernah melontarkan kritik tajam kepadanya pada sebuah forum resmi.

“Kamu tahu enggak, misalnya di semua forum-forum resmi, beliau juga bilang Jakarta kayak enggak ada pemerintah nih, jelek begitu, trotoarnya jelek. Saya malahan apa tahu enggak? Saya instruksikan orang-orang saya, ‘Eh, kamu belajar dong ke Surabaya,” tutur Ahok.

Namun kata Ahok, kritikan politisi PDI Perjuangan tersebut diterima dengan pikiran terbuka atau tidak lantas kecewa.

“Sekarang kamu lihat, waktu saya hancurin Kalijodo, Ibu Risma kan kritik saya habis. Kamu baca berita semua. Ada enggak orang Jakarta atau saya marah? Enggak. Saya cuma anggap kalau dikritik ya saya belajar,” pungkas Ahok.

 

Murka Walikota Surabaya

 

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama untuk tidak menyudutkan Kota Surabaya dengan meremehkan hasil pembangunanannya selama ini.

Sebagai warga Surabaya, Risma mengaku tersinggung atas ucapan Ahok yang menilai trotoar di Kota Surabaya menjadi baik dan nyaman itu dibangun dengan waktu yang lama serta luas wilayah Surabaya tidak sebesar Jakarta.

“Ini bukan persoalan pencalonan gubernur, tapi sudah harga diri warga Surabaya,” kata Risma di Balai Kota Surabaya, Kamis 11 Agustus 2016.

Yang terbaru isu trotoar antara Jakarta dan Kota Surabaya yang kondisinya berbeda menjadi sorotan. Surabaya yang dinilai berhasil membuat Ahok tidak terima dengan sejumlah alasannya.

“Ini bukan masalah bagus atau tidak. Surabaya itu uangnya (APBD) Rp 7 triliun, Jakarta katanya Rp 64 triliun. Tapi kami mengelola secara efisien. Dan di bawah trotoar itu ada yang mahal, ada box culvert,” katanya.

Demikian pula untuk ukuran juga jangan meremehkan Surabaya. Jakarta memiliki luas 661.5 Km2 sedangkan Surabaya seluas 374,8 Km2. Untuk itu Risma marah ketika Surabaya dianggap seluas Jakarta Selatan.

“Luas kami separuh Jakarta, Pak Ahok dibantu 5 walikota. Aku sendiri di Surabaya. Fakta ini harus kusampaikan. Itu orang sombong. Warga Surabaya bisa marah dihina begitu. Aku kalau ngomong ya berbasis data,” jawab Risma.

 

 

 

You may be interested

Aneka
shares3 views

Warisan

admin - May 24, 2018

Di Konya, Anatolia, Turki, 2013, usai ziarah di Maulana Rumi, dengan jalan kaki aku menyusuri jalan cahaya menuju¬†Syamsi Tabrizi, Darwish…

Ngaji Singkat Kitab Tanwirul Qulub
Aneka
shares4 views
Aneka
shares4 views

Ngaji Singkat Kitab Tanwirul Qulub

admin - May 21, 2018

1. Hari ke-3 puasa, sambil nyantai saya baca ulang kitab tanwirul qulub, dan saya mau sedikit share di sini. Bismillah…

Membantah narasi khilafah ala HTI
Aneka
shares7 views
Aneka
shares7 views

Membantah narasi khilafah ala HTI

admin - May 21, 2018

Membantah berbagai narasi khilafah ala HTI. Tulisan saya di Jawa Pos hari ini 12 Mei 2018 menyikapi putusan PTUN. Thought…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: