Lelah Dampingi Atlet, Menpora Tidur di Bandara

August 12, 2016
51 Views

JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi langsung jadi perbincangan. Hal ini lantaran Imam yang sedang bertugas mendampingi kontingen Indonesia di Olimpiade Brasil tersebut kedapatan tertidur di kursi tunggu bandara setempat.

Mengenakan jaket merah putih, politikus Partai Kebangkitan Bangsa itu tampak cuek merebahkan tubuhnya di tempat yang banyak orang berlalu lalang.

Tak hanya Imam, sang istri, Shobibah Rohmah yang turut menemani suaminya bertugas juga terlelap pulas di kursi bandara.

Menurut salah seorang asisten Imam, Miftakhul Ulum, pemandangan yang dianggap tidak biasa oleh masyarakat karena jabatan Imam sebagai menteri ini adalah hal wajar.

Atasannya tersebut kata Miftakhul, memang orang yang tidak biasa berbasa-basi. Imam dengan aktivitasnya yang sangat padat tidak peduli tanggapan orang lain. yang penting baginya, tugas sebagai pembantu presiden Jokowi dapat diselesaikan dengan baik.

“Staminanya luar biasa. Setiap hari, paling cepat itu dia itu pulang jam 11 malam. Itu juga masih sering menerima tamu sampai larut malam,” terang Miftakhul Ulum.

“Kadang-kadang, kita-kita ini yang malu, kalau sampai kelihatan ngos-ngosan nemenin Pak Menteri. Orangnya juga santai banget. Gak pakai jaim-jaim segala. Nih, buktinya,” sambungnya.

You may be interested

Aneka
shares3 views

Warisan

admin - May 24, 2018

Di Konya, Anatolia, Turki, 2013, usai ziarah di Maulana Rumi, dengan jalan kaki aku menyusuri jalan cahaya menuju Syamsi Tabrizi, Darwish…

Ngaji Singkat Kitab Tanwirul Qulub
Aneka
shares4 views
Aneka
shares4 views

Ngaji Singkat Kitab Tanwirul Qulub

admin - May 21, 2018

1. Hari ke-3 puasa, sambil nyantai saya baca ulang kitab tanwirul qulub, dan saya mau sedikit share di sini. Bismillah…

Membantah narasi khilafah ala HTI
Aneka
shares7 views
Aneka
shares7 views

Membantah narasi khilafah ala HTI

admin - May 21, 2018

Membantah berbagai narasi khilafah ala HTI. Tulisan saya di Jawa Pos hari ini 12 Mei 2018 menyikapi putusan PTUN. Thought…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: