Diterima Perguruan Tinggi Negeri, Naufal Tewas di Meja Game Online

August 12, 2016
57 Views

Mojokerto – Seorang pemuda bernama Naufal Hanifa Fadlurrahman (18) kedapatan tewas di sebuah rumah yang biasa dijadikan tempat bermain game online.

Di rumah berlantai  dua yang terletak di Jalan Mustika Bumi Sooko Permai, Mojokerto, Jawa Timur tersebut jasad Naufal terbujur kaku pada Kamis, 11 Agustus 2016.

Saat diketahui tidak lagi bernyawa, Naufal yang sudah dinyatakan lulus seleksi masuk Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya ini masih dalam posisi duduk menghadap komputer.

Bersandar pada belakang kursi, Naufal tampak masih seperti orang yang sedang tertidur.

Naufal diketahui telah berada di tempat tersebut sejak pukul 16.00WIB.  Dan diperkirakan menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 19.00 WIB.

Pemilik game online ini kemudian menghubungi kantor kepolisian setempat. Dan atas laporan tersebut, Kanit Reskrim Polsek Sooko langsung menuju tempat kejadian perkara.

Meski belum diketahui secara jelas penyebab kematian mendadak tersebut, pihak keluarga menolak evakuasi menggunakan mobil yang sudah disiapkan petugas.

Ayah korban, dr Zulfikar yang sekaligus pemilik klinik Mutiara Hati lebih memilih membawa jasad anaknya menggunakan mobil klinik.

Menurut Kepala Sub Bagian Hubungan Masyarakat Polres Mojokerto, Inspektur Satu Polisi Suyoto kasus itu tidak ditindaklanjuti atas permintaan keluarga korban.

Berdasarkan pengakuan orangtua korban, kata Suyoto, Naufal baru saja lulus dari SMA. Di sekolah, korban tergolong siswa yang pintar. Setelah lulus, korban mendaftar ke Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang dan sudah dinyatakan lulus tes.

“Karena itu, orangtuanya memberikan keleluasaan untuk bermain. Dan memang saat kejadian korban pamitan ke orangtuanya untuk keluar bermain,” kata Suyoto.

Kepolisian, lanjut dia, belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Sebab, keluarga korban tidak bersedia putranya diautopsi. Cuma, dugaan sementara korban meninggal karena kelelahan.

“Dugaannya kelelahan. Tapi kami belum bisa memastikan karena yang berwenang soal itu pihak rumah sakit,” pungkas Suyoto.

 

 

You may be interested

Nadirsyah Hosen, kisah santri menaklukkan Barat
Aneka
shares10 views
Aneka
shares10 views

Nadirsyah Hosen, kisah santri menaklukkan Barat

admin - Jul 16, 2018

Simak wawancara dengan Beritatagar di Hotel Ciputra Grogol 2 Juni 2018 https://beritagar.id/artikel/figur/nadirsyah-hosen-kisah-santri-menaklukkan-barat Share on: WhatsAppPosting Nadirsyah Hosen, kisah santri menaklukkan…

Aneka
shares11 views

Nadirsyah Hosen melawan radikalisme di media sosial

admin - Jul 16, 2018

Nadirsyah Hosen satu-satunya orang Indonesia yang menjadi pengajar di Fakultas Hukum Monash University, Melbourne, Australia. Di media sosial, penyanang dua…

Aneka
shares13 views

NU itu Apa?

admin - Jul 14, 2018

Hari ini aku bertamu ke seorang Kiyai untuk Silaturrahim dan minta doa selamat dalam perjalananku menuju Jawa Timur malam ini,…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: