Terkait Kasus Reklamasi, Ariesman Dituntut Jaksa 4 Tahun

August 10, 2016
10 Views

Jakarta-Terdakwa kasus dugaan Raperda Reklamasi, Ariesman Widjaja dituntut 4 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Mantan Bos Agung Podomoro Land dan PT Muara Wisesa Samudera ini dianggap terbukti melakukan tindak pidana korupsi.

Sidang yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta itu juga menuntut terdakwa lainnya, Trinanda Prihantoro. Anak buah Ariesman dituntut 3,5 tahun penjara serta denda Rp 200 juta subsidair 6 bulan penjara. Keduanya dianggap terbukti memberikan suap untuk memuluskan keinginan mereka menghilangkan pasal tentang kontribusi tambahan 15 persen di pembahasan Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil Provinsi (RWZP3K) DKI Jakarta 2015-2035 dan Raperda tentang Rencana Kawasan Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.

“Terdakwa Ariesman Widjaja dan Trinanda Prihantoro terbukti secara sah dan meyakinkan korupsi secara bersama-sama dan berlanjut. Menuntut Ariesman Widjaja dengan pidana penjara selama 4 tahun dan denda Rp 250 juta subsidair 6 bulan kurungan dan memerintahkan agar terdakwa tetap ditahan,” ujar Jaksa KPK, Irene Putri di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (10/8/2016).

Dalam pertimbangannya, Jaksa menganggap Ariesman dan Trinanda tidak mendukung upaya pemerintah untuk menciptakan negara yang bebas KKN. “Sementara untuk Ariesman, terdakwa merupakan aktor intelektual dalam penyuapan tersebut,” lanjut Jaksa. Untuk Trinanda, ada satu hal yang meringankan, yakni peranannya yang lebih kecil dibandingkan peran Ariesman dalam kasus ini.

Pada perkara ini, Ariesman di dakwa memberikan suap Rp 2 miliar kepada mantan anggota DPRD DKI M Sanusi untuk memuluskan keinginannya menghilangkan pasal mengenai kontribusi tambahan di Raperda Reklamasi tersebut. Sebanyak 26 orang saksi telah diperiksa dalam rangkaian persidangan ini,seperti Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi hingga Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama.

Namun pada persidangan sebelumnya Ariesman kerap membantah bahwa uang Rp 2 miliar untuk M Sanusi sebagai bantuan dari teman untuk persiapan pencalonannya sebagai Gubernur 2017 mendatang. Atas itu pula Ariesman menolak disebut bantuan itu berkaitan dengan hilangnya satu pasal yang mengatur tentang tambahan kontribusi 15 persen.

Atas perbuatannya, Ariesman dan Trinanda dijerat Pasal 5 ayat (1) huruf a dan Pasal 13 UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana Diubah dengan UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) KUHPidana.

You may be interested

Aneka
shares9 views

Jalan Bertemu Allah dan Bidadari

admin - May 25, 2018

Satu keluarga yang hampir saban hari hadir di masjid dan tampil bak orang baik hati, saleh dan religius, akhirnya meledakkan…

Aneka
shares9 views

Berselfie Ria

admin - May 25, 2018

Adik-adikku dan teman-temanku ramai-ramai berangkat umroh. Masing-masing bersama anak-anaknya. Sampai di Makkah dan Madinah mereka meng-upload foto dan dishare melalui…

Aneka
shares7 views

Warisan

admin - May 24, 2018

Di Konya, Anatolia, Turki, 2013, usai ziarah di Maulana Rumi, dengan jalan kaki aku menyusuri jalan cahaya menuju Syamsi Tabrizi, Darwish…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: