Lengser Dari Posisi Menteri, Ini Tugas Baru Marwan Jafar

August 9, 2016
103 Views

Jakarta- Setelah posisinya sebagai Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi digantikan oleh sesama rekannya di PKB, kini politisi Marwan Jafar diberi tugas penting oleh partainya. Hasil pleno DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Senin (8/8) kemarin mengamanahkan dan memberi tugas kepada Marwan Jafar sebagai Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPP PKB.

Seperti dikatakan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar kepada wartawan keputusan tersebut diambil setelah hasil rapat pleno partai. Dengan tugas barunya itu Marwan diperintahkan untuk langsung berkerja dan bertugas mengatur strategi kemenangan PKB. ”Marwan Jafar sudah resmi sebagai Ketua LPP DPP PKB. Marwan Jafar dianggap memiliki energi luar biasa dan kepiawaian, ketangguhan, kecerdasan sehingga layak dan berpotensi memimpin LPP DPP PKB,” tegasnya.

Cak Imin berharap kepada Marwan untuk segera cepat mendisain langkah-langkah strategis yang menguntungkan konstituen secara nyata untuk basis PKB dalam menghadapi pemilihan kepala daerah secara serentak mendatang dan pemilu 2019. “DPP yakin Marwan Jafar dapat melakukan dan berkerja dengan tugas barunya itu,” kata Cak Imin.

Mengenai keberadaan LPP PKB, kata Cak Imin menyebutkan bahwa LPP PKB beda dengan keberadaan partai-partai lainnya. Menurutnya tidak ada partai politik memiliki nilai keunggulan satu dengan lainnya. Untuk itu ia menekankan pentingnya standar moral ditubuh partai. “Pastinya manajemen, gaya, dan kinerja PKB beda dengan partai lain. Karena PKB sendiri mempunyai keuntungan dari  basis konsituen yang kuat dan mengikat,” jelas mantan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi era pemerintahan SBY ini.

Soal tugas barunya Marwan Jafar mengaku siap berkerja dan menjalankan amanah partai  serta perintah Ketua Umum.Tugas barunya itu ia segera menyusun disain dan stretegi dari pengurusan tingkat pusat hingga bawah. “Siap berkerja apa yang sudah diamanahkan partai. Kita akan rancang strategi kemenangan menghadapi pilkada dan pemilu dari tingkat pengurus DPP, Provinsi, Kota dan Kabupaten. Selain itu membentuk pengurus relawan-relan serta mengaktifkan badan otonom secara masif dan terideologis,” jelas mantan anggota DPR RI ini.

Ia juga meminta kepada Sekretaris Dewan Syuro untuk mengkoordinasikan para kiai-kiai, tokoh untuk membahas masa depan bangsa. “Pastinya sudah kita siapkan tugas-tugas yang sudah diamanahkan kesaya, dan juga tugas Fraksi DPR dan MPR harus melakukan kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat,” paparnya. (Staria)

You may be interested

Benarkah Dosa Riba Lebih Berat dari Berzina?
Aneka
shares6 views
Aneka
shares6 views

Benarkah Dosa Riba Lebih Berat dari Berzina?

admin - Jun 22, 2018

Keharaman riba telah disepakati oleh para ulama. Namun apakah bunga bank itu termasuk riba? Para ulama berbeda pandangan. MUI mengatakan:…

Aneka
shares13 views

Selamat Idul Fitri dan Mohon Maaf Lahir – Batin

admin - Jun 18, 2018

“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang…

Aneka
shares13 views

Memahami Pesan Rahmah KH Yahya Cholil Staquf

admin - Jun 18, 2018

Sisi lain. Dari sudut pandang yg berbeda. Begitulah peranan Pak Kiai Yahya Cholil Staquf. Datang sbg pribadi, tapi mendadak sorot…

Silahkan komen..

%d bloggers like this: